Michael Jackson ‘memalsukan’ kematiannya? Agar terlepas dari stress dan penjara?
Kematian Michael Jackson sempat menghebohkan para penggemarnya diseluruh dunia. King of Pop tersebut meninggal dengan sebuah misteri yang masih menjadi teka-teki. Namun ada yang menarik dari kematian sang mega bintang tahun 80 an tersebut. Menurut Dr Reiss Andy, pakar psikis dan metafisik terkenal dunia, “Michael Jackson sama seperti Elvis. Sakit dan lelah menjadi bintang terkenal dan ingin kembali medapatkan hidup bebas”.
Perjalanannya sebagai superstar telah terperangkap Neverland dan ia dapat berakhir di penjara jika dia berhasil divonis karena pelecehan seks pada anak-anak.
“Jalan satu-satunya untuk menghindari semua itu adalah, memalsukan kematiannya, memotong rambutnya dan berbaur dengan kehidupan “bawah tanah”, kata Dr. Reiss , yang berspesialisasi pada prediksi selebriti.
Dr. Reiss percaya, bahwa artis bersarung tangan satu itu akan berusaha lepas dari kehidupannya dengan skenario “kematian” di Neverland.
“Halaman utama akan memberitakan bahwa Michael Jackson telah terkena serangan jantung saat menaiki kincir “
Satu-satunya jalan bagi Michael untuk memulai hidup baru. Dia belajar trik ini dari Elvis.
==================================================
Kenyataannya, Michael Jackson tidak berakhir di Neverland. Ia benar-benar terkena serangan jantung. Namun apakah ini bagian dari skenario diatas? Apakah rencana “kematiannya” berhasil? Apakah Michael masih hidup disuatu tempat?
Entahlah…
source : weeklyworldnews.com
